TUGAS SISTEM PAKAR 1

Posted on

1. SOAL 1

Rubahlah proposisi di bawah ini ke dalam bentuk predicate calculus:

1. Proposition : Garfield adalah seekor kucing.

Predicate Calculus : Seekor kucing (Garfield)

2. Proposition : Garfield adalah tokoh kartun.

Predicate Calculus : tokoh kartun (Garfield)

3. Proposition : Semua kucing adalah binatang.

Predicate Calculus : X,  [kucing(X) àbinatang (X)]

4. Proposition : Setiap orang menyukai seseorang.

Predicate Calculus : (X), [orang (X) àsuka (X, Seseorang)]

5. Proposition : Semua kucing menyukai atau membenci anjing.

Predicate Calculus : X,  [kucing (X) à menyukai (X, anjing) V membenci (X, anjing)]

6. Proposition : Seseorang hanya mencoba melukai seseorang yang mereka tidak suka.

Predicate Calculus : X, X, [Seseorang(X)  à melukai ( X, Y) ^ ~Suka q(X,Y)]

7. Proposition : Garfield mencoba melukai anjing Rover.

Predicate Calculus : Melukai (Garfield, anjing Rover)

 

2. SOAL 2

– Korban meninggal = Meninggal(x)

– Korban adalah perempuan = Sex(X)=Perempuan

–  Jono dan suryo mengenal korban = mengenal(Y, X) ^  mengenal(Y, X)

–  Korban mengenal toni dan jono = mengenal(X , Y) ^  mengenal(X , Y)

–  Si pembunuh mengenal korban = mengenal(X , X)

–  Susi adalah korban = Korban(X)

–  Jono membenci susi = Benci(Y , X)

–  Suryo membenci toni = Benci (Y, Y)

– Toni membenci jono = Benci (Y, Y)

– Korban mengenal seseorang yang membenci pembunuh tersebut = Mengenal(X, Y )  ^  membenci( Y , X)

JADI:

–   Meninggal(x)  ^  Sex(X)=Perempuan ^ Korban(X) à korban itu adalah susi yang berjenis kelamin perempuan.

–  mengenal(X , Y) ^  mengenal(X , Y)  ^  mengenal(X , Y) ^  mengenal(X , Y) à dari salah satu Y yang dikenal oleh X dan X juga mengenal Y adalah Jono

–  Benci(Y , X) ^ Benci (Y, Y) ^ (Mengenal(X, Y )  ^  membenci( Y , X))  à dari pernyataan tersebut dapat diketahui Y yang  mana korban X itu mengenal Seseorang yang dibeci oleh seseorang lainnya,  maka pembunuh adalah Jono

 

TEORI PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Posted on Updated on

A. Teori Pengambilan Keputusan Pola dasar berpikir dlm konteks organisasi: 1. Penilaian situasi (Situational Approach) untuk menghadapi pertanyaan “apa yg terjadi?” 2. Analisis persoalan (Problem Analysis) dari pola pikir sebab-akibat 3. Analisis keputusan (Decision Analysis) didasarkan pada pola berpikir mengambil pilihan 4. Analisis persoalan potensial (Potential Problem Analysis) didasarkan pada perhatian kita mengenai peristiwa masa depan, mengenai  peristiwa yg mungkin terjadi & yg dapat terjadi B. Beberapa teknik dalam pengambilan keputusan

Situasi keputusan Pemecahan Teknik
Ada kepastian (Certainty) Deterministik – Linear Programming – Model Transportasi – Model Penugasan – Model Inventori – Model Antrian – Model “network
Ada risiko (Risk) Probabilistik – Model keputusan probabilistik – Model Inventori probabilistik – Model Antrian probabilistik
Tdk ada kepastian (Uncertainty) Tak diketahui Analisis keputusan dlm keadaan ketidakpastian
Ada konflik (Conflict) Tergantung tindakan lawan Teori permainan (game theory)
  • Certainty:

Jika semua informasi yg diperlukan untuk membuat keputusan diketahui secara sempurna & tdk berubah

  • Risk:

Jika informasi sempurna tidak tersedia, tetapi seluruh peristiwa yg akan terjadi besarta probabilitasnya diketahui

  • Uncertainty:

Jika seluruh informasi yg mungkin terjadi diketahui, tetapi tanpa mengetahui probabilitasnya masing-masing   C. Tujuan Analisis keputusan (decision analysis)

  1. Mengidentifikasi apa yang harus dikerjakan
  2. mengembangkan kriteria khusus untuk mencapai tujuan
  3. mengevaluasi alternatif yang tersedia yang berhubungan dengan criteria
  4. mengidentifikasi risiko yang melekat pada keputusan tersebut

D. management science dalam pengambilan keputusan

  1. pengambilan keputusan berdasarkan tujuan
  2. Pengambilan keputusan berdasarkan informasi & analisis
  3.  Pengambilan keputusan untuk tujuan ganda
  4. Penekanan yg meningkat pd produktivita
  5. Peningkatan perhatian pd perilaku kelompok
  6. Manajemen modal, energi & material yg efisien
  7. Manajemen ttg segala kemungkinan yg lebih sistematis
  8. Lebih beraksi dg faktor eksternal (ex: pemerintah, situasi internasional, faktor sosial, ekonomi, lingkungan, perubahan situasi pasar, selera konsumen, pesaing, dll)

E. Keputusan dalam certainty (kepastian) Hasil dari setiap alternatif tindakan dapat ditentukan dimuka dengan pasti. Misal model linear programming, model integer programming dan model deterministik. Tujuan : –          Lebih dari satu tujuan. –          Lebih dari satu alternatif tindakan –          Setiap tindakan mempunyai satu atau lebih hasil   F. keputusan dalam kondisi resiko Kurang pastinya kejadian-kejadian dimasa mendatang, maka kejadian ini digunakan sebagai parameter untuk menentukan keputusan yang akan diambil Situasi yang dihadapi pengambil keputusan adalah mempunyai lebih dari satu alternatif tindakan, pengambil keputusan mengetahui probabilitas yang akan terjadi terhadap berbagai tindakan dan hasilnya dengan memaksimalkan expected return (ER) atau expected monetari value (EMV) G. keputusan dalam uncertainty (ketidakpastian) Pengambilan keputusan dalam ketidakpastian menunjukkan suasana keputusan dimana probabilitas hasil-hasil potensial tidak diketahui (tak diperkirakan). Dalam suasana ketidakpastian pengambil keputusan sadar akan hasil-hasil alternatif dalam bermacam-macam peristiwa, namun pengambil keputusan tidak dapat menetapkan probabilitas peristiwa.

Contoh Soal Toefl

Posted on Updated on

Berikut ini contoh soal Toefl

silakan di Download –>>

HTML,CSS,Scripting

Posted on Updated on

Resume kuliah Pemrograman Web – Pertemuan 1

Resume : 1
Mata Kuliah : Pemrograman Web
*** HTML (Hyper Text Markup Languange) ***
HTML adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web dan menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah browser internet.Bermula dari sebuah bahasa yang sebelumnya banyak digunakan di dunia penerbitan dan percetakan yang disebut SHML,HTML adalah sebuah standar yang digunakan secara luas untuk menampilkan web dan HTML kini merupakan standar internet yang saat ini dikendalikan World Wide Web Consortium(W3C).
Sejarah:
  • Pada tahun 1989,Caillau Tim bekerja sama dengan Barners Lee Robert,ketika mereka bekerja di CERN,sebuah lembaga penelitian fisika,energi tinggi di Jenewa,mencoba mengembangkan SGML.Dari merekalah lahir HTML atau Hyper Text Markup Language, yang digunakan untuk membuat halaman werbsite.HTML dipopulerkan pertama kali oleh browser Mosaic.
  • Selama awal tahun 1990 HTML mengalami perkembangan yang sangat pesat.Setiap pengembangan HTML pasti akan menambahkan kemampuan dan fasilitas yang lebih baik dari versi sebelumnya.Namun perkembangan resmi dikeluarkan pada bulan November 1995 oleh IETF (Internet Engineering Task Force).HTML 2.0 ini merupakan penyempurnaan dari HTML + (1993).
  • HTML 3.0 (1995) memberikan kemampuan lebih daripada versi sebelumnya.sebuah usaha dari World Wide Web Consortium (W3C) HTML Working Group pada tahun 1996 menghasilkan HTML 3.2. HTML versi ini secara resmi diterbitkan pada bulan Januari 1997.
  • HTML versi terbaru adalah HTML 4.01 yang dikeluarkan secara resmi oleh W3C pada tanggal 24 April 1998. HTML merupakan perbaikan dari HTML 4.0 yang lebih dulu diterbitkn tanggal 18 Desember 1997.

*** CSS (Cascading Style Sheet ) ***

Menurut Wikipedia,Cascading Style Sheet (CSS) adalah:
     “Bahasa pemrograman untuk mengatur tampilan suatu website atau blog”
Tampilan yang dimaksud disini adalah jenis,ukuran dan warna font,jarak antara baris dan panjangnya,margin dan indentasi,background dan warna,serta masih banyak lagi.CSS merupakan fitur yang sangat penting dalam pembuatan Dynamic HTML.Meskipun bukan merupakan keharusan dalam membuat web,namun penggunaan CSS merupakan kelebihan tersendiri.
Sejarah:
  • Pada tanggal 17 Desember 1996,World Wide Web Consortium (W3C) menjadikan CSS sebagai bahasa pemrograman standart dalam pembuatan dokumen web.Tujuannya adalah mengurangi pembuatan TAG-TAG baru oleh Netscape dan Internet Explorer (IE),karena pada masa itu kedua browser saling bersaing mengembangkan TAG sendiri untuk mengatur tampilan web.
  •  Tahun 1998,W3C menyempurnakan CSS awal dengan menciptakan standard CSS2 (CSS level 2) yang menjadi standard hingga saat ini.Pada CSS level 2 ini,di masukkan semua attribut dari CSS1,serta diperluas dengan penekanan pada International Accesibiloty and Capability khususnya media specific CSS.
  • Bahkan pada perkembangannya,saat ini sudah muncul CSS3.Pekerjaan dari CSS3 dimulai pada tahun 2000,tidak lama setelah CSS2 di implementasikan.CSS3 ini samapai sekarang masih terus dikembangkan,spesifikasinya dibagi pada beberapa topik atau modul.
*** SCRIPTING ***
Scripting adalah sebuah fasilitas untuk aplikasi-aplikasi yang dijalankan di atas teknologi web,yang pada umumnya akan memberikan hasil pada web browser.Bahasa scripting sudah terpasang pada HTML. Beberapa jenis scripting:

  • Java Script
  • PHP
  • ASP

Appendix, Glossary, Index dan Bibliography

Posted on Updated on

Resume kuliah Teknik Dokumentasi Aplikasi – Pertemuan 7

Resume 7
Mata kuliah : Teknik Dokumentasi Aplikasi
Dosen : Ayuningtyas, S.Kom.,M.MT.,- MOS

Appendix, Glossary, Index dan Bibliography


*** Tugas Editor ***
  1. Menyusun struktur dan bagian-bagian naskah;
  2. mengepaskan bahasa agar cocok dengan pembaca sasaran dan juga menghilangkan unsur-unsur pornografi, SARA, serta bias;
  3. memperbaiki kesalahan (tatabahasa, ejaan, tanda baca, paragraf, ketidakakuratan, kelalaian pencantuman, pengulangan, ambiguitas);
  4. mewaspadai hal yang berbau fitnah, cabul, plagiat, atau pelanggaran copyright;
  5. menganjurkan pengembangan dalam gaya, struktur, fakta, dan ilustrasi;
  6. membantu pengembangan karakter, alur, dan setting dalam karya fiksi;
  7. menjaga hubungan antara penulis/pengarang dan penerbit, serta dengan divisi/departemen terkait, seperti desain, produksi, marketing, dan promosi;
  8. mengecek selalu (dan ricek) semua ilustrasi berikut penempatannya, atau menganjurkan penggunaan ilustrasi yang lebih tepat;
  9. perjelas dan cek materi-materi yang dilindungi copyright (atau mengurus izin materi tersebut);
  10. menyiapkan halaman prelims, dan menandai bagian akhir, seperti catatan, apendiks, bibliografi, glosarium, dan penjurus (indeks);
  11. Menyiapkan deskripsi untuk desainer atau ilustrator, mendaftar berbagai jenis judul bab, nomor dan jenis ilustrasi, apakah bentuk materi kutipan sudah termasuk (teks, puisi, dsb) dan secara pasti sudah disesuaikan dengan pilihan penulis/pengarang atau penerbit.
  12. Menandai naskah untuk setter atau layouter sehingga naskah sudah bersih dan tidak bermakna ganda, penyajian baik tanpa hal-hal bersifat cabul, semua tulisan tangan yang sulit terbaca sudah ditulis ulang, serta semua ilustrasi sudah ditandai.
  13. Menyeleksi materi-materi untuk contoh layout.
  14. Menulis blurb cover dan materi-materi iklan.
  15. Menjaga kedisiplinan waktu dan pekerjaan seekonomis mungkin
  16. Memastikan agar schedule tetap terjaga (khususnya jika yang dikerjakan adalah buku ‘fast track’ atau jika publikasi benar-benar dibutuhkan untuk even serta momentum tertentu)
  17. Menyiapkan dan memeriksa check list (terutama ilustrasi) pada setiap tahapan editing
  18. Mengecek pruf pada setiap tahapan produksi, dummy, atau cetakan awal cover dan buku
  19. Menyimpan dokumen yang dikoreksi untuk kepentingan cetak ulang yang akan datang atau edisi baru
Sumber : link 1, link 2
*** Apandices ***
  • Apandices adalah dokumen tambahan yang disertakan untuk melengkapi suatu buku atau dokumen, biasanya terletak di akhir buku atau dokumen.
  • Berisi :
    1. Daftar nama file
    2. Pesan atau peringatan
    3. Daftar Program
    4. Daftar formula
    5. Tabel atau chart
    6. Studi kasus
    7. Jurnal atau publikasi lain Baca entri selengkapnya »

ELEMEN GRAFIK

Posted on Updated on

Resume kuliah Teknik Dokumentasi Aplikasi – Pertemuan 6

Resume 6
Mata kuliah : Teknik Dokumentasi Aplikasi
Dosen : Ayuningtyas, S.Kom.,M.MT.,- MOS

Elemen Grafik
*** Ilustrasi ***
  • Ilustrasi adalah gambaran yang dapat membantu pembaca dalam memahami suatu objek yang digambarkan oleh penulis.
  • Macam-macam ilustrasi :
    1. Tabel
    2. Railroad diagram
    3. Graphs
    4. Flowcharts
    5. Alpha Key diagram
    6. Drawing and line diagram
    7. Photographs

*** Tabel ***

  • Tabel adalah daftar yang berisi ikhtisar sejumlah data-data informasi yang biasanya berupa kata-kata maupun bilangan yang tersusun dengan garis pembaca.
  • Contoh :

 Sumber : link

*** Railroad Diagrams ***

  • Railroad Diagrams adalah cara yang digunakan untuk menunjukkan cara pengguna untuk mencapai titik tertentu dari sebuah software.
  • Contoh :

STYLE

Posted on Updated on

Resume kuliah Teknik Dokumentasi Aplikasi – Pertemuan 5
Resume 5
Mata kuliah : Teknik Dokumentasi Aplikasi
Dosen : Ayuningtyas, S.Kom.,M.MT.,- MOS

STYLE
(Gaya Teknik Penulisan Aplikasi)

*** Dari Sisi Bahasa***

  • Menggunakan kalimat aktif : kalimat yang subjeknya melakukan pekerjaan atau melakukan perbuatan. Biasanya diawali oleh awalan me- atau ber-.
  • Menggunakan kalimat pasif : kalimat yang subjeknya dikenai suatu perbuatan atau aktifitas. Kalimat pasif biasanya diawali oleh awalan ter- atau di-. Perbedaanya adalah imbuhan di- tidak dapat digunakan untuk suatu perbuatan yang dilakukansecara tidak disengaja.
  • Menggunakan bahasa yang jelas : bahasa yang digunakan memperlihatkan secara jelas unsur-unsur kalimatnya, seperti subjek, predikat, objek, dan keterangan atau pelengkap.

Sumber : link 1, link 2 Baca entri selengkapnya »